INDRAMAYU, 8 Juni 2026 – Guna menjaga jaring pengaman sosial di tingkat akar rumput, Pemerintah Desa Cangko kembali merealisasikan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa. Penyaluran bantuan ini menyasar kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan intervensi finansial secara langsung untuk menjaga daya beli mereka.
Kuwu Desa Cangko, H. Casnadi, S.E., memimpin langsung sirkulasi administratif program ini dengan menyalurkan bantuan kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah lolos verifikasi kelayakan. Berbeda dengan mekanisme konvensional, penyaluran BLT kali ini mencakup periode Januari hingga Juni 2026 yang langsung ditransfer secara nontunai ke rekening masing-masing penerima manfaat.
Dengan skema rapel enam bulan sekaligus, setiap KPM menerima total dana segar sebesar Rp1.200.000, yang diakumulasikan dari besaran tunjangan bulanan senilai Rp200.000 per bulan.
Faktor Penyesuaian Anggaran Dana Desa
Dalam keterangannya, Pemerintah Desa Cangko tidak menampik adanya dinamika perubahan nominal bantuan jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya. Pada tahun-tahun lalu, para penerima manfaat biasanya mendapatkan alokasi sebesar Rp300.000 per bulan.
Penurunan besaran BLT menjadi Rp200.000 per bulan pada tahun anggaran 2026 ini terpaksa dilakukan menyusul terjadinya efisiensi dan pengurangan drastis pada pagu Anggaran Dana Desa (DD) yang dikucurkan oleh pemerintah pusat. Kondisi fiskal yang mengetat menuntut pemerintah desa melakukan kalkulasi ulang agar program kerja esensial lainnya tetap dapat berjalan beriringan.
Harapan Kuwu dan Komitmen Pendampingan
Meskipun terjadi penyesuaian nominal akibat keterbatasan anggaran, Kuwu Cangko berharap intervensi tunai ini tetap memberikan dampak instan bagi ketahanan ekonomi keluarga pra-sejahtera.
"Kami memahami situasi ini tidak mudah bagi warga, namun dengan disalurkannya bantuan modal tunai yang dirapel langsung enam bulan ini, kami berharap dapat memberikan sedikit kelonggaran dan keringanan finansial bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan," ungkap H. Casnadi, S.E.
Lebih lanjut, H. Casnadi menegaskan bahwa komitmen pelayanan publik tidak akan berkurang. Pemerintah Desa Cangko berkomitmen untuk selalu mendampingi, memonitor, dan membantu masyarakat dalam mengakses berbagai program jaminan sosial lainnya guna menutup celah dari dampak penurunan anggaran tersebut.